Jumat, 30 November 2012

♥ Hello Goodbye, Bye Bye November Rain

Dan kamu adalah orang yang paling nyebelin
yang  pernah aku temui selama ini....

Tapi kamu suka kan?

Ya, pada akhirnya... perasaan pun bicara....
witing tresna jalaran saka kulina....

dan cinta itu ga cuma perasaan...logika juga berperan...

suatu hari...
kehadiranku akan sangat kamu rindukan...

suatu hari....
kamu akan mengerti kenapa aku lakukan sesuatu yang tidak kamu sukai... dan membuatmu bingung...

suatu hari....
kamu akan menyadari bahwa marah itu tidak ada gunanya...

suatu hari...
kamu akan berterima kasih atas tindakanku yang kamu benci....

suatu hari...
kamu akan tahu tanpa aku beri tahu...

Kadang aku berpikir...
jika aku tak memberi kabar,
mereka tak akan tahu apa yang terjadi padaku,
mereka beranggapan, aku baik-baik saja....

Kadang menghindari..menyendiri...itu diperlukan
tetapi itu tak baik jika diteruskan...
tak baik untuk jiwa dan raga kita....

Berpisah... ingin sendiri... menghapus semua memori...
tak ingin berteman lagi...
itu memutus silaturahmi...
dan menghindar seperti itu...
bukan cara yang bijak menyelesaikan masalah
hanya menunda masalah dengan masalah baru
Allah tak menyukai itu....
dan mengharamkan mereka yang memutus silaturahmi memasuki surgaNya

Kadang menangis itu diperlukan...
tuk ungkapkan rasa sedih, kecewa, kehilangan....
dan kadang tertawa itu diperlukan ...
ungkapkan betapa lucunya sikap kita saat kita sedih, kecewa, kehilangan....

Kecewa itu kita yang buat...
karena kita terlalu banyak berharap
terhadap manusia...
Allah yang mengenggam ruh kita...
yang membolak balik hati kita...
selayaknya kita hanya berharap pada-Nya...
kembalikan segala persoalan pada-Nya...
dan hati kita akan tenang...

Ada perjumpaan dan perpisahan...
ada sehat dan sakit...
ada marah, kecewa, dan menghindar...
ada cinta dan benci...
dan semua itu ujian buat kita
belajar kendalikan emosi kita
belajar ikhlas dan sabar

dan proses pendewasaan diri kita
akan terus berlanjut selama kita masih hidup

Suatu hari nanti...
semua ini akan indah

pada waktu yang telah ditentukan oleh-Nya









Rabu, 28 November 2012

Untuk seseorang yang pernah mengukir kisah hidupku

Bagian tersulit dari perpisahan 
bukanlah saatku melangkah pergi, 
namun saatku sadar bahwa 
kenangan itu selalu ada....

Waktu (saat ini) takkan bisa menghapus luka 

tetapi waktu (saat nanti) bisa membuat kita 
terbiasa hidup dengan luka itu....

Teringat, kangen, benci ama seseorang yang pernah kita cintai itu kadang menyakitkan... 

mungkin ini bagian dari sebuah proses...

Mungkin bagian dari mencintai adalah belajar untuk melepaskan... 

Belajar Ikhlas dan Legowo...

dan mungkin mencintaimu adalah kesalahan terindah dalam hidupku...


Maafkanlah kelemahanku, kekuranganku, 

aku memang tidak cukup baik bagimu. 
Tetapi aku akan melakukan yang terbaik untukmu.....


Minggu, 18 November 2012

Jatuh cinta dan mengerti arti cinta

Untuk jatuh cinta tidak butuh waktu yang lama, 
tetapi untuk mengerti arti sebuah cinta butuh waktu yang lama....

Sabtu, 17 November 2012

Antara Cinta, Manusia, Sakit, dan Belajar

Kamu adalah orang yang hebat, 
seandainya aku boleh minta sesuatu, 
aku ingin jatuh cinta sama kamu....


Aku juga pengen dipeluk, dicium dan disayang 
sama orang yang juga aku sayang...


Sayangnya..itu tak mungkin....

aku tak boleh teteskan air mata aku 
buat orang yang cuma bikin aku nangis....

Cinta sudah terlalu menyakitkan, 
aku tak tahu apa aku mampu mencintai lagi....
Upps,..bukan cinta itu yang menyakiti...
Tetapi manusia yang menyakiti....

Hidup itu belajar, 
belajar untuk  menari-nari di bawah hujan, 
bukan untuk menghindarinya...

Mungkin, entahlah... aku lelah....



Rabu, 07 November 2012

Maaf, sahabatku...

Maaf karena aku ga bisa mencintai kamu lebih dari sahabat....

Hiks.. hiks... hiks... rasanya sakittttt buangetzzz.....

Cinta itu, kamu...

Bagiku cinta itu sederhana.
Cukup kamu memegang tanganku 
di saat aku lelah melangkah.


Cukup kurasa dan kujaga....

Tak peduli jarak, ruang, dan waktu.
Karena bagiku,
CINTA itu, kamu.... :)




Selasa, 06 November 2012

Kebaikan atau Kejahatan akan kembali kepada yang membuatnya


Ketika manusia hidup di dunia, tiada manusia yang tidak mau berbuat kebaikan, semua ingin melakukan kebaikan untuk orang lain dan melakukan kebaikan terhadap dirinya. Seorang pencuri tidak mau anaknya menjadi pencuri, begitulah fitrah manusia yang Allah jadikan benci kepada keburukan dan cinta akan kebaikan. Agama Islam yang dibawa oleh Nabi saw tentu sekali membawa kebaikan di dunia dan akhirat bagi manusia.

Di dalam Al-Quran banyak menyatakan hakikat ini, jika manusia melakukan kebaikan maka hasilnya untuk dirinya dan jika melakukan kejahatan juga kembali kepada dirinya. Allah swt sangat kaya dan sempurna sifatnya, tidak ada mudharat bagi Allah jika kita melakukan kejahatan dan tidak menambah kuasa Allah jika kita semua  taat, kesemuanya kembali kepada hambanya. Di dalam hadith Allah swt berfirman:

يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا زَادَ ذَلِكَ فِي مُلْكِي شَيْئاً . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْوَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِي شَيْئاً . يَا عِبَادِي لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِي صَعِيْدٍوَاحِدٍ فَسَأَلُوْنِي فَأَعْطَيْتُ كُلَّ وَاحِدٍ مَسْأَلَتَهُ   مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِي إِلاَّ كَمَا يَنْقُصُ الْمَخِيْطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ .   يَا عِبَادِي إِنَّمَا هِيَ أَعَمَالُكُمْ أُحْصِيْهَا لَكُمْثُمَّ أُوْفِيْكُمْ إِيَّاهَا فَمَنْ وَجَدَ خَيْراً فَلْيَحْمَدِ اللهَ وَمَنْ وَجَدَ غَيْرَ ذَلِكَ فَلاَ يَلُوْمَنَّ إِلاَّ نَفْسَهُ .

“ Wahai hambaku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir, dari kalangan manusia dan jin semuanya berada dalam keadaan paling bertakwa di antara kamu, niscaya hal tersebut tidak menambah kerajaan-Ku sedikitpun. Wahai hamba-Ku seandainya sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir, dari golongan manusia dan jin di antara kalian, semuanya seperti orang yang paling durhaka di antara kalian, niscaya hal itu tidak mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun juga.

“Wahai hamba-Ku, seandainya  sejak orang pertama di antara kalian sampai orang terakhir semuanya berdiri di sebuah bukit lalu kalian meminta kepada-Ku, lalu setiap orang yang meminta Aku penuhi, niscaya hal itu tidak mengurangi apa yang ada pada-Ku kecuali bagaikan sebuah jarum yang dicelupkan di tengah lautan. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya semua perbuatan kalian akan diperhitungkan untuk kalian kemudian diberikan balasannya, siapa yang banyak mendapatkan kebaikaan maka hendaklah dia bersyukur kepada Allah dan siapa yang menemukan selain (kebaikan) itu janganlah ada yang dicela kecuali dirinya” (Riwayat Muslim: Bab berlaku zalim, hadith no.2577)

Di dalam Al-Quran, banyak ayat-ayat yang menyatakan bahawa kebaikan kembali kepada hamba itu sendiri, Firman Allah:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا وَمَا رَبُّكَ بِظَلامٍ لِلْعَبِيدِ

“Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barang siapa yang berbuat jahat maka (dosanya) atas dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba (Nya).( Al-Fushshilat:46)

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لأنْفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri” ( Israa’:7)

وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

“Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".(Surah Luqman: 12)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلايَخَافُونَ لَوْمَةَ لائِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“ Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.( Al-Maaidah: 54)

Ayat di atas menjelaskan jika kita tidak mahu beriman, murtad dan sebagainya Allah swt akan menggantikan dengan umat lain yang lebih mencintai Allah. Orang yang meninggalkan agama tidak ada kerugian sedikitpun bagi Allah, bahkan kembali kepada dirinya. Oleh demikian tentu sekali kita tertanya-tanya kenapakah Allah menciptakan manusia’? banyak jawaban tentang persoalan ini. Saya membawa satu ayat Allah menyatakan bahawa dia menciptakan untuk melihat siapakah yang paling baik amalanya. Firman Allah;

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

“ Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.(Al-Mulk: 2)

Mudah-mudahan dengan apa yang disebutkan oleh Allah swt di dalam Al-Quran menjadi pembelajaran kepada kita. Kebaikan yang dilakukan kembali kepada diri sendiri, kejahatan juga kembali kepada orang yang melakukan. Jika sesuatu kejahatan yang orang lain lakukan dialah yang mendapat balasan begitu juga kebaikan, dialah yang mendapat manfaatnya. 

Wallahu a’lam..